Sunday, 4 March 2018

Sammy Kura-Kura Pencabut Nyawa

Sammy, si kura-kura hitam
"Jimbo lihatlah, satu lagi nila yang menjadi korban kekejaman Sammy si kura-kura." Sandy si koi meratapi nasib temannya. Dory, nila hitam besar, tubuhnya sudah terkoyak oleh cakaran kura-kura. Kepalanya sudah terpisah dari badan. Potongan-potongan dagingnya sudah bertebaran di dalam kolam. 

Entah mengapa Sammy membunuh temannya sendiri. Sudah tujuh ekor warga kolam yang mati di tangannya. "Padahal pemilik kolam tak pernah terlambat memberi kita makan. Jadi sepertinya tak mungkin dia melakukannya karena lapar." ujarku.

Ada 15 ekor nila, 5 ekor koi, dan 1 kura-kura  yang hidup bersama dalam kolam ikan berukuran 1 x 3 meter. Semua hidup bersama dengan tenang dan damai. Kami hidup bersama dalam kolam dengan gemericik air yang membuat syahdu suasana. Bersih dan jernih membuat kami semakin riang berenang kesana kemari. 

Kadang kami, para ikan, bercanda dan berkejaran mengelilingi kolam. Ada juga ikan yang senang bersembunyi dalam kotak pompa pancuran. Nila dan koi hidup rukun, berbagi tempat hidup dan berbagi makanan. Dua kali sehari kami mendapat makan dari pemilik kolam.

Saturday, 3 March 2018

Kendalikan Pikiran dan Perasaan Untuk Kesehatan Jiwamu


Kadang lelah datang bukan karena pekerjaan fisik yang berat, tapi perasaan yang terlalu terkuras. 

Tipsnya jangan mudah terbawa perasaan semuanya itu, biar berlalu terhempas oleh waktu.

Catatan buat kamu.

Beberapa hari lalu saya menuliskan kalimat-kalimat itu. Saya menuliskan dalam keadaan bahagia. Saya ingin berbagi pada teman semua kalau pikiran kita bahagia, lelah seakan tak terasa. Kekuatan pikiran itu sungguh sangat luar biasa. Dua tahun terakhir saya merasakan bisa bekerja dengan nyaman dan bahagia sebanyak apapun pekerjaan saya. Pulang dengan hati riang, tanpa beban pikiran. Kembali berkumpul dengan keluarga tanpa membawa beban berat pekerjaan. Suasana ini sulit tercipta kalau lingkungan dan pikiran tidak bisa diarahkan untuk mendukungnya. 

Dan benar saja, tiba saatnya saya dihadapkan pada satu hari tanpa tumpukan kerjaan yang berarti. Tapi saya pulang ke rumah dengan rasa lelah yang teramat sangat. Bayangkan, saya hanya mengerjakan satu dua jenis pekerjaan saja dalam satu hari tapi saya pulang ke rumah dengan hati yang sesak, pikiran berat dan badan rasanya remuk redam. Dan rasa ini bertahan hingga dua hari. 

Baca Buku Apa Hari Ini?


Alhamdulillah malam ini anak ragil sudah lebih ceria dari kemarin meski badannya masih demam dan seharian belum terlalu aktif seperti biasa. Malam peserta membaca kita full team. Alhamdulillah. Tapi mereka gak mau dibacakan cerita sama Ummi atau Ayah. Katanya mau baca sendiri karena nanti mau nulis setelah selesai membaca. Ok, baiklah. 

Tantangan malam ini saya tambahkan sedikit untuk Duo Fahlavi ini. Menceritakan kembali apa yang dibaca tanpa melihat buku. Jadi kita coba mengingat-ingat apa yang sudah dibaca tadi. Mereka saya arahkan untuk menulis seperti saat bercerita pada kami kejadian-kejadian yang mereka alami di sekolah atau cerita ketika bermaim bersama teman-teman. Menceritakan isi buku sesuka hati sesuai dengan.yang diingat. 

Si anak ragil mencoba dan sesekali bilang, "Aku lupa ceritanya lah Ummi." Saya beri dia satu kali kesempatan untuk membaca ulang dan memahami makna ceritanya. Hal yang lucu ketika dia menuliskan cerita adalah pertanyaan-pertanyaan yang terlontar tentang hal-hal berkaitan pelajarannya di sekolah. Tentang tanda baca setelah kalimat penunjuk  dan kalimat ajakan. Alhamdulillah ternyata dia bisa mengaplikasikan apa yang dipelajari bukan hanya menghafalkan teori. Saya akhirnya menyampaikan kalau nanti akan ada kegiatan seperti yang kita lakukan sekarang pada pelajaran Bahasa Indonesia, yaitu menceritakan kembali apa yang telah kita baca. Anak ragil pun semakin semangat menulis. Dia juga bercerita kalau 10 buku dongeng binatang yang terakhir saya belikan sudah habis dibaca semua. Baiklah kalau begitu tinggal menceritakan ulang yang belum selesai untuk 10 buku itu ya. Malam ini anak ragil menceritakan ulang 1 dari 10 buku itu yang berjudul Anak Beruang yang Mandiri.