Tuesday, 22 May 2018

Anak Sulung Belajar Menghadapi Perundungan

"Aku sebel banget, temen-temen tiap hari ngece aku pacaran sama Nafiz." anak sulung saya masuk rumah dengan wajah kesal. 

Baru kali ini dia kesal, biasanya dia tipikal anak yang loyal sekali kalau berurusan dengan teman. Sebenarnya ini sudah kali kedua dia bercerita tentang itu. Pertama kali cerita dulu, saya hanya meminta dia untuk cuek saja. Kalau teman-teman ngece dan kita gak merasa melakukan apa yang dikatakan mereka, ya biarkan saja. Tidak perlu menanggapi apa yang mereka katakan. Kalau kita tampak marah atau sebal, teman-teman akan semakin senang ngece kita. 

Rupanya dia sudah mempraktekkan apa yang saya sarankan. Tapi ternyata teman-temannya masih saja mengolok-olok dia. Si Mas duduk tegak dengan wajah yang sudah kusut menahan kesal. Masih memakai seragam sekolah, dia terus saja mengungkapkan kekesalannya. 

Monday, 21 May 2018

Kelapa Si Banyak Guna

"Bunda itu tadi di depan warung ada orang bakar-bakar batok kelapa" kata adik dalam perjalanan pulang sekolah. 

Jadilah sepanjang perjalanan sampai sudah masuk rumah kita asyik ngobrolin si kelapa. Kita flasback lagi kegiatan bulan lalu. Saat itu saya dan suami mengajak anak-anak menyusuri jalan sepanjang pantai utara daerah Kabupaten Batang. Menikmati pemandangan sepanjang pantai, menikmati hembusan angin sore dari balik jendela mobil. 

Kami adalah keluarga pembelajar yang suka jalan-jalan. Banyak hal yang bisa dipelajari dalam setiap petualangan. Termasuk menyusuri pantai. Kami membahas hewan dan tumbuhan yang hidup di pantai. Ada kerang dan burung camar yang hidup di pantai. Ada juga pohon kelapa, cemara laut dan mangrove atau bakau. 

Sunday, 20 May 2018

Eksperimen Membuat Plastisin



Assalamu'alaikum Ayah Bunda,

Memiliki jarak usia yang tidak terlalu jauh, membuat Mas dan Adik selalu bersama. Meski tak selalu akur, tapi hampir semua kegiatan mereka lalui berdua. Apalagi ketika hari libur, mereka selalu kompak untuk mencari kegiatan seru. Dan yang namanya punya dua jagoan ganteng itu harus sering-sering isi ulang stok kesabaran. Mereka sering sekali berantem, meski masih batas wajar menurut saya. Kalau sedang akur biasanya mereka sedang terlibat dalam suatu konspirasi.

Seperti kali ini tiba-tiba saja mereka terlihat sibuk di dapur. Karena penasaran, saya pun ikut nimbrung di sana. Ternyata wadah tepung sudah terbuka. Dan ada adonan merah di tangan mereka. Oh tidaaakkkkk....

Apa yang terjadi?