Monday, 5 October 2020

Pemilihan Walikota Hexagon City




Satu kata untuk Hexagon City, 'Wowwwwwww'. Benar-benar gak nyangka kalau kota virtual ini didirikan dengan seserius  dan sedetail ini. Layaknya kota di dunia nyata, Hexagon City juga akan dipimpin oleh seorang walikota. Pada awalnya, hanya berpikir kalau pemilihan walikota ini hanya sebuah simbolis untuk pemilihan sebuah komunitas biasa saja.Akan tetapi setelah mengikuti rangkaian acara menjelang pemilihan walikota, dari acara kampanya di grup facebook, kampanye regional, acara penyampaian argumen para kandidat sampai pada puncaknya ada sesi bicara dari Tim Sukses. Masyaallah sungguh tidak main-main kota ini didirikan.

Ada 6 kandidat walikota Hexagon City, dimana keenamnya adalah sosok-sosok yang sangat luar biasa. Berasal dari berbagai latar belakang, berbagai passion tapi beliau semua satu semangat, memberikan yang terbaik untuk Hexagon City. Tidak ada aroma persaingan yang arogan seperti pemilihan pemimpin di 'negara tetangga'. Para kandidat walikota justru saling mendukung dan saling menyemangati. Luar biasa. 

Saat sesi komentar Pengamat Pemilu dan Tim Sukses tentang Pemilu di Hexagon City, mata langsung berbinar, bahagia dan akhirnya terharu. Bagaimana tidak, melihat tim sukses yang dengan sukarela mencurahkan segenap hati, pikiran, waktu dan tenaga untuk mendukung kandidat walikota. Ada yang menyiapkan materi kampanye, ada yang menyusun jadwal kampanye, ada juga tim desain yang membuat video dan poster-poster kampanye yang keren. Tim sukses tampil dengan mata berbinar semangat dan bahagia. Masyaallah, dalam hari berkata, inilah 'the power of emak-emak' yang sesungguhnya. Beliau semua keren.
Lalu apa peran saya dalam kegiatan pemilu walikota Hexagon City ini?

Saya adalah penggembira. Saya mendukung kegiatan pemilu ini dengan gembira. Saya menyerap semangat dan kebahagiaan yang terpancar dari KPU 'Tim Formula', para kandidat dan juga para Tim Sukses. Saya juga memilih walikota dengan gembira.


Siapapun nanti yang memimpin Hexagon City, semoga bisa membawa kota ini menjadi kota produktif, bisa membawa warganya selalu kreatif untuk menciptakan ide-ide solutif.

Sunday, 4 October 2020

Bunda Jadi Murid Gemari Pratama 4

 


Gemar Rapi merupakan metode berbenah yang holistik yang fokus pada perbaikan pribadi diawali dari rumah. Begitulah penjelasan singkat tentang Gemar Rapi yang Bunda dapatkan dari blog co-founder-nya, mbak Khoirun Nikmah. Nah. ternyata Gemar Rapi ini punya kelas online yaitu Kelas Intensif Online (KIO) Gemar Rapi. Kelas ini terdiri dari tiga level, yaitu Gemari Pratama, Gemari Madya dan Gemari Utama. 

Setahun lalu, Bunda tahu Gemari ini dari sosial media beberapa teman. Sliwar silwer aja tuh di timeline. Pernah sekali lihat cara pendaftarannya, cuma lihat aja trus Bunda tutup karena lumayan euy bayarnya. Begitu waktu itu mikirnya. 

Sampai beberapa waktu lalu, salah satu founder Gemari menjadi narasumber di kelas Institut Ibu Profesional. Bunda mulai penasaran tuh, di sana dijelaskan kalau di Gemari yang dipelajari awal adalah perubahan mindset dan perilaku terlebih dahulu. Kata-kata ini bikin Bunda sangat penasaran, ternyata beberes itu gak sesimpel yang kita kenal selama ini.Beberes itu ternyata ada ilmunya, beberes itu ternyata ada tahapan-tahapannya.


Nah, selain rasa penasaran Bunda itu, yang menjadi motivasi untuk mengikuti KIO Gemari Pratama adalah ingin mengimbangi rajinnya si Ayah. Kadang Bunda minder juga tuh lihat si Ayah rajinnya gak pernah surut. Bunda sebenarnya juga suka beberes dan suka lihat rumah rapi bersih. Tapi bedanya, kalau Bunda itu beberesnya tergantung mood. Kalau mood baik lagi muncul, bakal seharian bisa bongkarin barang-barang, tata ulang deh serumah. Tapi sayangnya mood baiknya muncul sewindu sekali. Lebih sering muncul magernya alias males gerak. Hehehehe. Jadi, ikut KIO Gemari Pratama ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Bunda. 

Harapannya sih, semoga dengan ikut kelas ini, motivasi untuk beberes lebih besar lagi. Lebih semangat untuk merapikan rumah dan pastinya ingin melihat senyum si Ayah merekah sempurna melihat istrinya rajin beberes rumah. 

So, bismillah, Bunda siap mengosongkan gelas untuk belajar di KIO Gemari Pratama 4.

Monday, 28 September 2020

Build My Hexa House


Hexagonia City, sebuah kota masa depan yang dibangun oleh sekumpulan ibu-ibu produktif dengan bekal passion-passion istimewanya. Masyaallah tabarakallah, luar biasa sekali rasanya bisa menjadi bagian dari kota keren ini.

Langkah pertama untuk ikut membangun kota adalah dengan membangun our own Hexa House. Rumah yang nyaman untum tempat tinggal dan mengembangkan passion kita.

NurulKu Hexa House, dibangun dengan konsep rumah sederhana yang nyaman dan asri. Dengan kolam ikan di depan menyambut siapapun yang akan memasukinya dengan kesejukan gemericik airnya. Sekeliling rumah dipenuhi dengan tanaman membuat suasana semakim segar dan nyaman. Area belakang rumah dilengkapi dengan playground dan kolam renang, menjadi pusat refreshing untuk seisi rumah. Isi rumah sendiri selain ruang tamu, ruang tidur, kamar mandi dan dapur, ada perpustakaan dan writing corner. Untuk mendukung passion menulis, ruangan dibangun dengan space terluas di Hexa House, dilengkapi dengan mini library.

Nurul Ku Hexa House ini terletak di co-housing Kepenulisan. Bersama-sama tetangga-tetangga hebat, semoga kita bisa bersama-sama membangun Hexagonia City menjadi kota hebat abad ini.

Gak sabar rasanya menantikan kejutan-kejutan yang akan muncul dalam bigproject pembangunan Hexagon City. Semoga bisa terus semangat menjadi warga kota yang produktif. Terus berkarya, terus istiqomah menerbangkan passion hingga menjadi sumber kebermanfaatan diri baik di Hexagon City maupun di semesta ini.